PEMBINAAN 5 BUDAYA KERJA MTs NEGERI 3 SUMBAWA
Kegiatan apel pagi di lingkungan MTs Negeri 3 Sumbawa mengalami
sedikit perubahan dalam pelaksanaannya tidak seperti apel pagi di tahun
sebelumnya, namun pada intinya kegiatan pembinaan dan pengarahan dari Kepala
Madrasah tetap ada dan kegiatannya lebih sederhana.
Pelaksanaan apel pagi wajib di ikuti oleh seluruh guru
ASN, honorer dan pegawai yang ada di lingkungan MTs Negeri 3 Sumbawa. Apel
dimulai pukul. 07.00 wita tepat pembinaan tersebut dilaksanakan untuk memantau
dan mengawasi kehadiran para guru dan pegawai. Selesai apel pagi setiap guru
dan pegawai kembali beaktivitas seperti biasanya. Diharapkan disiplin bukan
hanya pada saat bekerja namun juga disiplin saat kegiatan awal sebelum bekerja seperti apel pagi yang dilaksanakan setiap hari.
Untuk apel pagi ini setiap guru dan pegawai baik itu PNS maupun
honorer di wajibkan untuk bertugas secara bergiliran dan yang lebih menarik
lagi petugas langsung di tunjuk pada saat apel di mulai sehingga setiap
waktu pegawai selalu dalam kondisi siap sedia. Di samping itu juga dalam
apel ini setiap pegawai harus siap membacakan dan memimpin sekaligus
memperagakan 5 ( lima ) Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama.
Setelah diterapkan metode dan pola ini seluruh pegawai sudah
menghafal dan mampu memperagakan 5 ( lima ) nilai budaya kerja
Kementerian Agama. Dan sebagai Pembina upacara pun tidak hanya Kepala Madrasah namun
seluruh pegawai yang telah di tunjuk sehingga nuansa kegiatan apel pagi di MTs
Negeri 3 Sumbawa berjalan lancar, tertib, disiplin dan tepat waktu.
Di saat apel pagi adalah waktu dan kesempatan yang tepat dalam
memberikan pembinaan dan melakukan evalusi kerja di hari kemarin sehingga
semangat kerja para guru dan pegawai di MTs Negeri 3 Sumbawa selalu meningkat.
Dalam setiap waktu Kepala Madrasah Lalu Istiqlal, S.Ag selalu menekankan supaya
5 ( lima ) Nilai Budaya Kerja tetap berkobar dan selalu ada pada setiap guru
dan pegawai khususnya yang ada di MTs Negeri 3 Sumbawa.
Adapun penjabaran dari 5 Nilai Budaya Kerja adalah sebagai
berikut :1. Integritas : Keselarasan Antara Hati, Pikiran, Perkataan Dan
Perbuatan Yang Baik Dan Benar. 2. Profesionalitas : Bekerja Secara
Disiplin, Kompeten Dan Tepat Waktu Dengan Hasil Terbaik. 3. Inovasi :
Menyempurnakan Yang Sudah Ada Dan Mengkreasi Hal Baru Yang Lebih 4.
Tanggung Jawab : Bekerja Secara Tuntas Dan Konsekuen 5. Keteladanan : Menjadi
Contoh Yang Baik Bagi Orang Lain.
Jadi diharapkan kepada semua guru dan pegawai MTs Negeri 3
Sumbawa agar menerapkan 5 Nilai Budaya Kerja tersebut bukan hanya sekedar
dihafal saja. Pada prinsipnya pengembangan budaya kerja merupakan proses yang
panjang dan tidak mudah , harus dilakukan secara terus menerus dengan strategi yang tepat dan
konsisten. Untuk mengembangkan budaya kerja yang baru, hal yang pertama harus
dilakukan adalah merumuskan nilai – nilai yang dipercaya akan membawa
organisasi mencapai visi dan menuntaskan misinya. Hal penting yang harus
diingat dalam merumuskan Madrasah lebih baik dan lebih baik Madarasah, adalah
bahwa hal tersebut harus didasarkan pada praktik yang dikenal dan dapat
dilaksanakan setiap guru dan pegawai di lingkungan MTs Negeri 3 Sumbawa. Pembinaan
tersebut harus berakar pada apa yang sesungguhnya berlaku dalam MTs Negeri 3
Sumbawa dari hari ke hari untuk menjadi lebih baik.
Lahirnya 5 Budaya Kerja Kementerian Agama RI, untuk menjawab
keinginannya yang ingin mengembalikan citra dan kepercayaan baik Kementerian
Agama dan dunia pendidikan dimata publik dengan dibuktikan dengan kinerja yang
baik. Maka upaya pelayanan kepada publik berbasis akuntabilitas dan
transparansi harus didukung oleh pelayanan yang ikhlas dari seluruh guru dan pegawainya.

Mantappp maju terus Jurnalistik ULUL ALBAB,Kami Bangga dng Kalian
BalasHapus